|
HR. Bukhari : "Berhati-hatilah dengan buruk sangka. Sesungguhnya buruk sangka adalah ucapan yang paling bodoh."
|





Jum'at, 26 Februari 2010 pukul 20:13 WIB
Penulis : Atmim Alhanif
Awalnya terfikir ikuti saja waktu berjalan, ke mana aku akan dibawa pergi.
Begitu tak kupedulikan hiruk pikuk hati yang berteriak, semakin lama semakin melemah.
Tapi, ternyata cinta itu datang lagi, disuruhnya ku berdiri, beranjak, dan pergi sendiri,
disuruhnya aku pergi menggapai mimpi-mimpi indah yang sempat pudar,
diingatkannya aku tentang generasi manusia Rabbani yang diperhitungkan.
Fisikku masih malas, tapi jiwaku sedih dan terus mendorong untuk pergi.
Ayolah, itu bukan kamu! That is not you!
Kamu punya simpanan berjuta energi untuk menggapai semua mimpimu,
mimpi tentang dunia, juga akhiratmu.
Jiwa ini sakit bila kau tetap tak bergerak,
seperti seonggok debu tak berguna yang berterbangan terbawa angin.
Kamu masih punya energi untuk menunjukkan kamu sebenarnya,
pada dirimu dan Allah SWT.
Kamu yang mencintaiNya, dan kamu yang senang akan cintaNya.
Jika kamu ikuti perjalanan waktu dunia yang menggila,
jiwamu akan haus dan lapar tiada terkira.
Semuanya tak akan berarti.
Semua sepi, dan sia-sia sendiri.
Kamu harus memilih dan pilihlah dari hatimu.
Hatimu yang bersih, tempat cinta itu berada.
Berjuanglah, dan jangan kau mati sebelum cinta menjemput.
Berjuanglah bersama cinta,
cinta abadi, sejati yang takkan pernah mati,
cinta yang selalu menjadi sumber kekuatan, takkan pernah melemahkan,
cinta yang terunggul, takkan pernah terkalahkan.
Selalu,
cintailah cinta.
Jangan pernah lupa lagi!
Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Atmim Alhanif sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.


