QS. Ali Imran : 3 : "Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung. "
Alamat Akun
http://erwinarianto.kotasantri.com
Bergabung
1 Maret 2009 pukul 13:00 WIB
Domisili
Depok - Jawa Barat
Pekerjaan
Karyawan
Tulisan Erwin Lainnya
Sudahkah Kita Bersyukur?
6 Oktober 2009 pukul 17:10 WIB
Antara, Bulan, Matahari, dan Bidadari
2 Oktober 2009 pukul 20:45 WIB
Lembayung Merah
16 September 2009 pukul 19:15 WIB
Kebahagiaan Manusia
28 Juli 2009 pukul 17:34 WIB
Kita Seperti Benih Kecil
9 Juni 2009 pukul 17:40 WIB
Pelangi
Pelangi » Keluarga

Sabtu, 2 Januari 2010 pukul 17:29 WIB

Ketenteraman dalam Keluarga

Penulis : Erwin Arianto

Mayoritas manusia tentu mendambakan kebahagiaan, ketenteraman, dan ketenangan jiwa. Tentu pula semua menghindari dari berbagai pemicu gundah gulana dan kegelisahan. Terlebih dalam lingkungan keluarga. Ingatlah, semua ini tak akan terwujud kecuali dengan iman kepada Allah, tawakal, dan mengembalikan semua masalah kepadaNya, di samping melakukan berbagai usaha yang sesuai dengan syari'at.

Perlu diketahui, yang paling berpengaruh buat pribadi dan masyarakat adalah pembentukan keluarga dan komitmennya pada kebenaran. Allah dengan hikmahNya telah mempersiapkan tempat yang mulia buat manusia untuk menetap dan tinggal dengan tenteram di dalamnya. FirmanNya, "Dan di antara tanda-tanda kekuasanNya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya dan diajadikanNya di antara kamu rasa kasih sayang. Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir." (QS. Ar-Rum : 21).

Ya, supaya kita cenderung dan merasa tenteram kepadanya. Allah tidak mengatakan, "Supaya kamu tinggal bersamanya." Ini menegaskan makna tenang dalam perangai dan jiwa serta menekankan wujudnya kedamaian dalam berbagai bentuknya. Maka suami istri akan mendapatkan ketenangan pada pasangannya dikala datang kegelisahan dan mendapati kelapangan disaat dihampiri kesempitan.

Sesungguhnya pilar hubungan suami istri adalah kekerabatan dan persahabatan yang terpancang di atas cinta dan kasih sayang. Hubungan yang mendalam dan lekat ini mirip dengan hubungan seseorang dengan dirinya sendiri. Al-Qur'an menjelaskan, "Mereka itu pakaian bagimu dan kamu pun pakaian baginya." (QS. Al-Baqarah : 187).

Terlebih lagi ketika mengingat apa yang dipersiapkan bagi hubungan ini misalnya, pendidikan anak dan jaminan kehidupan, yang tentu saja tak akan terbentuk kecuali dalam atmosfir keibuan yang lembut dan kebapakan yang semangat dan serius. Adakah di sana komunitas yang lebih bersih dari suasana hubungan yang mulia ini?

"Maka Muliakanlah keluargamu, dan nafkahkan yang halal untuk keluargamu, agar terbina keluarga yang baik dan dirahmati tuhan."

Suka

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Erwin Arianto sebagai penulisnya dan KotaSantri.com sebagai sumbernya.

Tulisan Favorit
Paku dan Amarah
Selasa, pukul 14:20 WIB
Jangan Lagi-Lagi!
Selasa, pukul 09:00 WIB
Seseorang yang Menyeduh Namamu
Kemarin pukul 13:13 WIB
Achmad Fachrie | Pekerja IT
Subhanallah... KotaSantri.com makin lama makin berkembang, baik dari sisi content dan context. Semoga makin bermanfaat untuk para pembaca. Yang belum gabung, gabung aja... Barakallah :)
KotaSantri.com © 2002 - 2012
Iklan  •  Jejaring  •  Kontak  •  Kru  •  Penulis  •  Profil  •  Sangkalan  •  Santri Peduli  •  Testimoni

Pemuatan Halaman dalam 0.2950 Detik

Tampilan Terbaik dengan Menggunakan Mozilla Firefox Versi 3.0.5 dan Resolusi 1024 x 768 Pixels