<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0"  
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"  
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"  
	xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"  
	xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"  
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"    
	>

	<channel>

		<title>KotaSantri.com</title>
		<link>http://kotasantri.com/</link>
		<docs>http://kotasantri.com/rss</docs>
		<description>Menebar Senyum, Merajut Ukhuwah!</description>
		<language>id</language>
		<copyright>Copyright 2012, KotaSantri.com</copyright>
		<managingEditor>ponggawa@kotasantri.net (Ponggawa)</managingEditor>
		<webMaster>ponggawa@kotasantri.net (Ponggawa)</webMaster>
		<atom:link href="http://kotasantri.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />

					<item>
								<category>Jurnal</category>
				<pubDate>Sat, 04 Feb 2012 12:00:00 +0700</pubDate>
				<title>Melanjutkan Perjuangan Umar Bin Khattab</title>
				<link>http://kotasantri.com/pelangi/jurnal/2012/02/04/melanjutkan-perjuangan-umar-bin-khattab</link>
				<guid>http://kotasantri.com/pelangi/jurnal/2012/02/04/melanjutkan-perjuangan-umar-bin-khattab</guid>
				<dc:creator>dayat_nst</dc:creator>
				<description>Jauh sebelum Ibnu Qayyim Al-Jauziyah memproklamirkan, di mana terdapat kemashlatan atau tanda-tanda keadilan, di situlah syari&#039;ah dan agama Allah. (I&amp;rsquo;laamul Muwaaqi&amp;rsquo;in, Jilid 3, Halaman 14). &amp;#8230;</description>
			</item>
					<item>
								<category>Keluarga</category>
				<pubDate>Sat, 04 Feb 2012 10:00:00 +0700</pubDate>
				<title>Ghirah Seorang Suami Menurut Tuntunan Islam</title>
				<link>http://kotasantri.com/pelangi/keluarga/2012/02/04/ghirah-seorang-suami-menurut-tuntunan-islam</link>
				<guid>http://kotasantri.com/pelangi/keluarga/2012/02/04/ghirah-seorang-suami-menurut-tuntunan-islam</guid>
				<dc:creator>H-Akbar</dc:creator>
				<description>Di dalam agama yang mulia ini, seorang suami dituntut untuk memiliki ghirah atau rasa cemburu kepada istrinya, sehingga ia tidak menghadapkan istrinya kepada perkara yang &amp;#8230;</description>
			</item>
					<item>
								<category>Refleksi</category>
				<pubDate>Sat, 04 Feb 2012 08:00:00 +0700</pubDate>
				<title>Seutas Harapan Korban Lapindo</title>
				<link>http://kotasantri.com/pelangi/refleksi/2012/02/04/seutas-harapan-korban-lapindo</link>
				<guid>http://kotasantri.com/pelangi/refleksi/2012/02/04/seutas-harapan-korban-lapindo</guid>
				<dc:creator>masekoprasetyo</dc:creator>
				<description>Saat hendak berkunjung ke rumah salah seorang famili di Buduran, Sidoarjo, pagi itu terasa ada yang aneh. Jalanan, yang biasanya lancar jika Minggu, terasa padat &amp;#8230;</description>
			</item>
					<item>
								<category>Goresan</category>
				<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 13:13:15 +0700</pubDate>
				<title>Sahabat</title>
				<link>http://kotasantri.com/bilik/goresan/2012/02/03/sahabat</link>
				<guid>http://kotasantri.com/bilik/goresan/2012/02/03/sahabat</guid>
				<dc:creator>sofyan</dc:creator>
				<description>Bagaimanapun keadaanmu saat ini, tersenyumlah
Karena senyum akan mengurangi rasa sedihmu

Sahabat&amp;hellip;
Bagaimanapun sakitnya hatimu saat ini, tersenyumlah
Karena &amp;#8230;</description>
			</item>
					<item>
								<category>Percik</category>
				<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 11:15:10 +0700</pubDate>
				<title>Hai, Muslim! Apa Karyamu?</title>
				<link>http://kotasantri.com/pelangi/percik/2012/02/03/hai-muslim-apa-karyamu</link>
				<guid>http://kotasantri.com/pelangi/percik/2012/02/03/hai-muslim-apa-karyamu</guid>
				<dc:creator>Setta</dc:creator>
				<description>Berhenti, tak ada tempat di jalan ini.
Sikap lamban, berarti mati.
Mereka yang bergerak, mereka yang maju
ke muka. Mereka yang menunggu,</description>
			</item>
					<item>
								<category>Refleksi</category>
				<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 09:09:11 +0700</pubDate>
				<title>Tak Tahu Diri</title>
				<link>http://kotasantri.com/pelangi/refleksi/2012/02/03/tak-tahu-diri</link>
				<guid>http://kotasantri.com/pelangi/refleksi/2012/02/03/tak-tahu-diri</guid>
				<dc:creator>JamilAzzaini</dc:creator>
				<description>Tahun 2005, ketika mengikuti sebuah diskusi tentang buruh migran di Hongkong, saya berteman dengan seorang peserta dari Tibet. Setiap hari ia pergi ke laut. Ia &amp;#8230;</description>
			</item>
					<item>
								<category>Mualaf</category>
				<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 15:00:00 +0700</pubDate>
				<title>Lasminah : Atas Bimbingan Kakak</title>
				<link>http://kotasantri.com/bilik/mualaf/2012/02/02/lasminah-atas-bimbingan-kakak</link>
				<guid>http://kotasantri.com/bilik/mualaf/2012/02/02/lasminah-atas-bimbingan-kakak</guid>
				<dc:creator>indrawidjaja</dc:creator>
				<description>Dari nama saya saja, Anda tentu sudah bisa menebak siapa saya. Saya memang lahir dari keluarga WNI keturunan Tionghoa di Parakan, Temanggung, Jawa Tengah, pada &amp;#8230;</description>
			</item>
					<item>
								<category>Muslimah</category>
				<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 13:15:00 +0700</pubDate>
				<title>Budaya Menghormati Wanita</title>
				<link>http://kotasantri.com/pelangi/muslimah/2012/02/02/budaya-menghormati-wanita</link>
				<guid>http://kotasantri.com/pelangi/muslimah/2012/02/02/budaya-menghormati-wanita</guid>
				<dc:creator>redaksi</dc:creator>
				<description>Sesungguhnya kehormatan seseorang ada pada sikap hormatnya pada wanita. Karena sangat tidak mungkin bagi kita yang lahir dari rahim wanita, didampingi oleh wanita, jika tidak &amp;#8230;</description>
			</item>
					<item>
								<category>Bingkai</category>
				<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 11:00:00 +0700</pubDate>
				<title>Karena Jiwa Butuh Penguat</title>
				<link>http://kotasantri.com/pelangi/bingkai/2012/02/02/karena-jiwa-butuh-penguat</link>
				<guid>http://kotasantri.com/pelangi/bingkai/2012/02/02/karena-jiwa-butuh-penguat</guid>
				<dc:creator>rifafarida</dc:creator>
				<description>Kutatap waktu, membiaskan begitu banyak laku. Di suatu saat, ketika putihnya pagi memulai hari, anganku merambatkan sebuah harap. Meski ingin sekali terkatakan, namun sungguh tertahan &amp;#8230;</description>
			</item>
					<item>
								<category>Refleksi</category>
				<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 09:09:09 +0700</pubDate>
				<title>Sebenarnya Kita Kaya</title>
				<link>http://kotasantri.com/pelangi/refleksi/2012/02/02/sebenarnya-kita-kaya</link>
				<guid>http://kotasantri.com/pelangi/refleksi/2012/02/02/sebenarnya-kita-kaya</guid>
				<dc:creator>BayuGawtama</dc:creator>
				<description>Usai shalat subuh berjama&#039;ah, Fikri bertanya kepada para jama&#039;ah, &amp;ldquo;Nomor sepatunya berapa?&amp;rdquo; Tentu saja beragam jawabannya, ada yang 39, 41, 42, sampai ada yang 45. &amp;#8230;</description>
			</item>
		
	</channel>

</rss>
